- Back to Home »
- Astronomi »
- Tentang International Space Station
Posted by : Unknown
Senin, 05 Mei 2014
Stasiun Luar Angkasa Internasional (bahasa
Inggris: International Space Station, ISS) adalah sebuah gabungan
rencana Stasiun Luar Angkasa, khususnya Mir 2 Rusia, Stasiun Luar Angkasa Freedom Amerika
Serikat dan Fasilitas Orbital Columbus Eropa, mewakilkan kehadiran manusia
tetap di luar angkasa. Telah ditempati oleh paling tidak dua
orang sejak 2
November 2000. Setiap
kali pergantian awak, keempat awak lama dan baru ada di sana dan juga paling
tidak satu pengunjung lainnya.
ISS merupakan projek gabungan
dari 16 negara: AS, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara dari Uni Eropa.
Dan agensi luar angkasa mereka adalah NASA Amerika, Russian Federal Space Agency, Japan
Aerospace Exploration Agency (JAXA), Canadian Space Agency (CSA/ASC), Brazilian Space Agency (Agência Espacial Brasileira)
(AEB) dan European Space Agency (ESA).
Stasiun Luar Angkasa ini terletak di orbit sekitar Bumi dengan ketinggian sekitar 360 km, sebuah tipe
orbit yang biasanya disebut orbit Bumi rendah.
(Ketinggian persisnya bervariasi sejalan dengan waktu sekitar beberapa
kilometer dikarenakan seretan atmosfer dan "reboost". Stasiun ini,
rata-rata, kehilangan ketinggian 100 meter perhari.) Dia mengorbit Bumi dengan
periode 92 menit; pada 1
Desember 2003 dia telah menyelesaikan 33.500 orbit sejak
peluncurannya.
Dia utamanya dilayani oleh Pesawat Ulang-Alik, dan Soyuz dan Pesawat
luar angkasa Progress. Pada
2005 dia masih
dalam pembuatan dan berkapasitas 3 awak. Sejauh ini, seluruh awak tetap datang
dari program luar angkasa Rusia atau AS. Tetapi ISS telah dikunjungi oleh
banyak astronot, beberapa dari mereka bukan dari dua negara di atas (dan juga
oleh 2 turis luar angkasa).
Nama "Stasiun Luar
Angkasa Internasional" (disingkat "MKS" dalam bahasa Rusia)
menandakan sebuah penyelesaian netral mengakhiri perselisihan pendapat tentang
namanya. Awalnya ingin dinamakan "Stasiun Luar Angkasa Alpha" namun
ditolak oleh Rusia, karena akan
dikira stasiun itu adalah sesuatu yang baru, namun Uni
Soviet telah
mengoperasikan delapan stasiun orbital jauh sebelum ISS diluncurkan (lihat Stasiun Luar Angkasa). Usulan
Rusia kepada namanya adalah "Atlant" ditolak oleh Amerika
Serikat karena khawatir
kemiripan nama dengan Atlantis, nama benua
legenda yang tenggelam ke lautan. Penggunaan Atlantis juga akan menyebabkan kebingungan
dengan Pesawat Ulang Alik Atlantis.
Sejarah
Awalnya direncanakan sebagai sebuah "Stasiun
Angkasa Freedom" NASA dan dipromosikan oleh Presiden Reagan,
dan kemudian diketahui terlalu mahal. Setelah berakhirnya Perang Dingin,
proyek ini diadakan kembali sebagai proyek gabungan NASA dan Rosaviakosmos Russia. Pada 1 Desember 1987, NASA mengumumkan
empat nama perusahaan AS yang akan diberikan kontrak untuk menolong membuat
bagian buatan-AS dari Stasiun Angkasa: Boeing Aerospace,
Astro-Space Division General Electric, McDonnell
Douglas, dan Rocketdyne Division Rockwell.
Seksi pertama ditaruh di orbit pada 1998. Dua bagian
lainnya ditambahkan sebelum awak pertama dikirim. Awak pertama tiba pada 2
November, 2000 dan terdiri dari astronot AS William Shepherd dan dua kosmonot Russia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev.
Mereka memutuskan untuk memanggil stasiung angkasa tersebut "Alpha"
tetapi penggunaan nama tersebut dibatasi hanya misi mereka.
ISS ternyata jauh lebih mahal
dari perkiraan awal NASA dan jadwalnya sering terlambat. Pada 2003 stasiun ini masih belum bisa menempatkan
tujuh awak seperti yang diperkirakan, dan oleh karena itu membatasi jumlah
ilmiah yang dapat dilakukan dan membuat partner Eropa dalam proyek tersebut
marah. Pada Juli 2004 NASA setuju untuk menyelesaikan stasiun ke tahap di mana
stasiun ini akan dapat ditempati oleh 4 awak dan akan meluncurkan seksi
tambahan seperti modul eksperimen Jepang. NASA akan melanjutkan menangani konstruksi
dan Rusia akan terus meluncurkan dan mengganti awak stasiun.
Menurut konfigurasi pada 2003,
stasiun ini memiliki massa 187,016 kg dan memiliki tempat hidup 425 m³.
Ukurannya adalah panjang 73m, lebar 52m, dan tinggi 27,5 m. Operasi telah
melibatkan 16 Space
Shuttle Amerika
dan 22 Russia. Penerbangan Rusia, 8 diantaranya berawak dan 14 tidak berawak.
Konstruksi membutuhkan 51 jalan angkasa, 25 di antaranya
menggunakan-shuttle dan 26 menggunakan-ISS. Jumlah waktu jalan angkasa di
statsiun telah mencapai 318 jam, 37 menit.