- Back to Home »
- Astronomi , Sejarah »
- Program Antariksa Apollo
Posted by : Unknown
Kamis, 19 Juni 2014
Program Antariksa Apollo
Program diteruskan hingga
awal 1970-an untuk melakukan eksplorasi ilmiah di Bulan, dengan total enam
pendaratan sukses. Hingga 2006, tidak ada lagi misi luar angkasa berawak yang
melebihi orbit bumi rendah. Program Skylab yang dibuat kemudian, dan Proyek
Percobaan Apollo-Soyuz menggunakan perlengkapan yang awalnya diproduksi untuk
Apollo dan sering dianggap sebagai bagian dari Program Apollo.
Di luar keberhasilan
tersebut, terdapat beberapa kegagalan besar. Salah satu di antaranya
mengakibatkan tewasnya tiga Astronot, Virgil Grissom, Ed White dan Roger Chaffee
dalam peristiwa kebakaran landasan peluncuran Apollo 1. Ada juga ledakan pada
misi Apollo 13 yang hampir menewaskan tiga Astronotnya. Pelepasan gas
beracun selama masuk kembali ke atmosfer Bumi dalam pesawat Proyek Percobaan
Apollo-Soyuz hampir juga menewaskan tiga Astronot lagi.
Program Apollo dinamai berdasarkan
Dewa Matahari Yunani Kuno.
Apollo 11
Apollo 11 mewujudkan
ambisi Presiden Amerika
Serikat saat itu, John F. Kennedy, yaitu "Menerbangkan manusia ke Bulan dan mengembalikannya ke Bumi dengan selamat". Untuk mengenang 40 tahun
Apollo 11, maka dibuatlah website khusus
yaitu www.wechoosethemoon.org.
Apollo 12
Modul
Bulan Intrepid mendarat di Bulan pada tanggal 20
November 1969 pada pukul 22:17:17.7 UT (5:17 PM EST) 3.94 S, 21.20 W.
Apollo 13
Apollo 14 adalah
sebuah misi pesawat ruang angkasa berawak kedelapan dalam program Apollo
Amerika Serikat, dan yang ketiga untuk mendarat di Bulan. Itu adalah misi yang
terakhir dari pendaratan "misi H" yang ditargetkan dengan dua hari
tetap di Bulan dengan dua lunar EVA, atau moonwalks.
Selama di dalam dua lunar EVA,
42 kilogram (93 pon) batu bulan dikumpulkan dan beberapa eksperimen permukaan,
termasuk studi seismik. Shepard terkenal memukul dua bola golf di permukaan
bulan dengan klub darurat yang dibawanya dari Bumi. Shepard dan Mitchell
menghabiskan sekitar 33 jam di Bulan, dengan sekitar 9 ½ jam pada EVA.
Subsatelit-subsatelit Apollo 16 diluncurkan pada 24 April 1972 saat masih di orbit bulan dan menjalankan berbagai uji coba terhadapmedan magnet dan partikel-partikel surya. Dalam
perjalanan menuju Bulan, Apollo 16 mengambil beberapa foto Bumi.
Apollo 13
Apollo 13 adalah sebuah misi pendaratan di Bulan, bagian dari proyek Apollo NASA Amerika
Serikat.
Anggota krunya adalah James A. Lovell, John L. "Jack" Swigert, dan Fred W. Haise. Misi ini
diluncurkan pada 11 April 1970. Apollo 13 mengalami
masalah pertamanya beberapa saat setelah peluncuran, tepatnya ketika bagian
dari roket Saturn V, yaitu S-II atau
tingkat kedua (yang memiliki 5 mesin pendorong), dimana pendorong nomor 5
berhenti bekerja 132 detik lebih awal dari seharusnya, sehingga tingkatan ini
terpaksa menyala 34 detik lebih lama, serta membuat tingkatan berikutnya, yaitu
S-IVB harus menyala lebih lama 9 detik.
Apollo 14
Komandan Alan Shepard, Command
Module Pilot Stuart Roosa, dan Lunar Module Pilot Edgar Mitchell diluncurkan
pada misi sembilan hari mereka pada tanggal 31 Januari 1971 16:04:02 waktu
setempat setelah 40 menit, 2 detik delay karena pembatasan situasi cuaca,
penundaan pertama seperti dalam program Apollo.
Shepard dan Mitchell membuat
pendaratan lunar mereka pada tanggal 5 Februari dalam Fra Mauro. Ini awalnya
menjadi sasaran yang dibatalkan pada misi Apollo 13.
Sementara Shepard dan Mitchell
berada di permukaan, Roosa tetap di orbit lunar kapal Modul Command/Service,
melakukan eksperimen ilmiah dan memotret Bulan. Dia mengambil beberapa ratus
biji pada misi, banyak yang berkecambah pada kembali, sehingga disebut pohon
Bulan. Shepard, Roosa, dan Mitchell mendarat di Samudra Pasifik pada 9
Februari.
Apollo 15
Apollo 15 adalah
sebuah misi berawak kesembilan dalam program Apollo Amerika Serikat, program
keempat yang mendarat di Bulan, dan misi berawak kedelapan yang sukses. Ini
adalah yang pertama dari apa yang disebut "misi J", tinggal lama di
Bulan, dengan fokus yang lebih besar pada ilmu pengetahuan daripada yang
mungkin terjadi pada misi sebelumnya. Itu juga misi pertama di mana Lunar
Roving Vehicle digunakan.
Misi dimulai pada tanggal 26
Juli 1971, dan berakhir pada tanggal 7 Agustus. Pada saat itu, NASA menyebutnya
sebagai penerbangan angkasa berawak paling sukses yang pernah dicapai.
Apollo 16
Apollo 16 adalah sebuah misi berawak kesepuluh dalam program
Apollo dan yang
kelima yang mendarat di Bulan. Misi ini
diluncurkan pada 16 April 1972 dari Pusat Antariksa Kennedy menggunakan roket Saturn V SA-511 dan mendarat di Bulan pada 21 April 1972. Apollo
16 adalah misi kelas-J dan mengangkut sebuah wahana Lunar Rover.
Sejumlah 94,7 kg sampel Bulan berhasil dibawa kembali ke Bumi. Tiga EVA (extra-vehicular
activity; kegiatan yang dilakukan di angkasa dan di luar wahana)
dilaksanakan, di antaranya untuk merekam video dari luar pesawat serta
melakukan uji coba terhadap kelangsungan hidup mikrobial.
Sebuah kegagalan pada sistem pendorong utama CSM (Command/Service Module;
modul perintah/pelayanan) Casper hampir menyebabkan
pendaratan di Bulan dibatalkan, namun kemudian diputuskan bahwa hal ini tidak
mengandung risiko yang tinggi dan Young dan Duke diizinkan untuk menjejakkan
kaki di Bulan, meskipun misi ini harus dikurangi satu hari dari jadwal.
Selama tiga hari Young dan Duke menjelajahi kawasan dataran tinggi
Descartes, sementara Mattingly mengeliling di atas di Casper. Para antariksawan menemukan bahwa kawasan tersebut – yang dikira sebagai
kawasan gunung berapi – ternyata merupakan kawasan yang dipenuhi bebatuan yang
terbentuk akibat benturan (breccia). Termasuk dalam spesimen-spesimen
yang mereka bawa pulang adalah sebongkah batu seberat 11,7 kg yang merupakan
batu terbesar yang pernah dibawa kembali ke Bumi oleh para antariksawan Apollo. Para antariksawan Apollo 16 juga
melakukan pengujian performa menggunakan wahana Rover dan sempat mencapai
kecepatan tertinggi pada 8 kilometer per jam, yang hingga kini masih tercatat
sebagai kecepatan terbaik yang pernah dicapai di Bulan oleh sebuah wahana
beroda.
Modul perintah Apollo 16 saat ini berada di Pusat
Antariksa dan Roket Amerika Serikat di Huntsville, Alabama.
Apollo 17
Apollo 17 adalah sebuah misi penerbangan berawak ke-11 dalam program Apollo NASA, dan merupakan pendaratan ke-6 dan terakhir di Bulan. Apollo 17 adalah peluncuran malam pertama dan yang terakhir di program Apollo.